TERLARIS
-
Imam al-Ghazāli mendefinikan qalb, ruh, nafsu dan akal adalah istilah yang serupa tapi tidak sama. Tidak jarang orang memberi makna yang sal...
-
Bersyukur kepada Allah pada hakikatnya didasarkan atas pengakuan kita bahwasannya segala kenikmatan yang ada pada diri kita dan semua makhlu...
-
M a drasah yang unggul dapat dipahami sebagai Madrasah yang memiliki input dan output pendidikan yang tinggi dengan daya dukung sarana da...
-
At-Tabdżīr artinya pemecah-belahan, sebagai mashdar dari bażżara - yubadzziru - tabziran. Makna aslinya, melempar bibit. Kata ini juga dipak...
-
Inilah Daftar Kolektif Nilai Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun pelajaran 2015/2016, Program Studi: Ilmu Pengetahuan Ala...
-
Inilah Hasil Rapat Pleno Kelulusan Tahun 2017 bagi kelas XII Bidang Studi IPA, IPS, dan AGAMA. Kesuksesan serta masa depan yang cera...
-
Inilah Hasil Rapat Pleno Kelulusan Tahun 2017 bagi kelas XII Bidang Studi IPA, IPS, dan AGAMA. Kesuksesan serta masa depan yang cerah...
-
Inilah Hasil Rapat Pleno Kelulusan Tahun 2017 bagi kelas XII Bidang Studi IPA, IPS, dan AGAMA. Kesuksesan serta masa depan yang cerah...
-
Secara bahasa serakah berarti selalu hendak memiliki lebih dari yang dimiliki . Sedangkan menurut istilah serakah adalah suatu perbuatan ses...
-
Saifullah, S.Ag (Wakamad Bidang Kesiswaan): "Hidup Harus Punya Iman dan Prinsif" Saya lahir di Tangerang tanggal 7 Agustus tahun...
Category
MENU
Mengenai Saya
- MAN 3 TANGERANG
- Sukadiri, Tangerang, Indonesia
- MADRASAH yang unggul dapat dipahami sebagai Madrasah yang memiliki input dan output pendidikan yang tinggi dengan daya dukung sarana dan prasarana yang lengkap serta tenaga kependidikan yang Profesional. Usaha ini penting dilakukan agar asumsi tentang madrasah sebagai “sekolah kelas II” dapat segera hilang, serta minat masyarakat untuk memasuki dunia madrasah makin tinggi. MAN 3 TANGERANG bukanlah sekolah yang dikelola asal jalan, output yang asal jadi, serta dibimbing dengan sejumlah guru yang asal ada. MAN 3 TANGERANG merupakan sekolah unggul, karena: 1. Ketersediaan tenaga kependidikan yang profesional. 2. Kelengkapan sarana dan prasarana. 3. ditangani dengan sistem menajemen profesional yang modern, transparan, dan demokratis 4. Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan dunia modern 5. Pengembangan jaringan madrasah 6. Pemilihan program yang sesuai dengan daya dukung ketenagaan dan sarana prasarana yang tersedia. Karena dan untuk tujuan itulah madrasah ini terlahir di pesisir Pantai Utara Tangerang sejak belasan tahun lalu.
Jumlah Pengunjung Saat ini
Artikel
Ngaku deh, yang namanya studi kelompok udah jarang kamu lakuin. Tul kan?? Padahal kalo’ dibiasakan, manfaatnya bisa seabrek lho.
Sore ini, Ririn ada ‘planning’ belajar bareng Amel en Dian. Jadi semangat nih, soalnya pasti banyak hal yang didapat. “Aku paling seneng belajar bareng ama mereka. Selain jadi semangat soalnya ada temen, kita tuh bisa saling mengisi. Mereka sering ngajarin waktu aku gak tau, sebaliknya tak jarang aku berbagi kalo’ lebih tahu dari mereka. Seru kan?” celoteh cewek manis 2 SMA ini.
Nah, itu salah satu keuntungan dari belajar kelompok. Meski begitu, nggak mungkir deh, sekarang belajar kelompok kayaknya udah jarang banget dilakuin. Kenapa?
Farida Widyastuti MPSi berpendapat kalo remaja sekarang lebih milih waktu studinya bareng Lembaga Bimbingan Belajar alias LBB.
“Kalo untuk gaul mungkin masih sering jalan bareng, ya. Tapi, untuk belajar bersama, saya pikir jarang, kecuali memang terpaksa, seperti bila ada tugas sekolah,” jelasnya. Lebih jauh psikolog ini bertutur, memang sih cara anak untuk memahami pelajaran berbeda-beda. Ada yang malah‘sreg’ belajar sendiri. Tapi, nggak ada salahnya kamu lihat apa aja efektivitas studi kelompok itu.
PEMAHAMAN MATERI
Seperti yang udah dijelasin, tiap anak punya cara belajar yang berbeda. Buat kamu, pasti ada yang cepet bosen en malah gak ‘ngeh’ kalo belajar sendiri.
Nah, dengan studi bareng temen-temen kamu bisa deh mendaulat mereka buat nerangin hal yang belum kamu ngerti.“Karena kadang ada anak yang lebih cepat paham dengan cara mendengarkan dari orang lain,” tutur Farida. Selain itu, masalah bosen en ngantuk bisa agak diatasi deh. Masih tanya, kenapa??
SALING MENGISI
Poin kedua, kamu bisa saling mengisi kekurangan dan kelebihan pemahaman terhadap materi. Buat yang nggak tahu, bisa deh konsultasi gratis ama temen. Trus, buat yang lebih tahu, bisa tuh ngajari en sekalian ngelancarin komunikasi kamu. Jadinya saling menguntungkan. Ya kan??!
AWAS NGERUMPI!
Ternyata ada beberapa poin lho, yang bikin belajar bareng tuh jadi kurang efektif. Farida kembali menjelaskan, salah satunya yaitu akan terjadi gap antara anak yang kurang tahu en mereka yag menguasai materi. Apalagi kalo kelompok itu dibentuk karena tugas sekolah atau semacamnya. Pasti ada deh yang namanya tidak ‘sehati’ antartemen.
“Kalau sudah begitu ujung-ujungnya pasti tidak sehat. Ada yang ribut ngerjain. Trus, yang ngerasa gak diperhatiin, bakal ngerjakan hal di luar tugas, misalnya ngemil,” jelas wanita yang akrab dipanggil Ida ini.
Eh, tapi biar ‘sehati’ pun nggak menjamin belajar kelompok jadi efektif lho. Di antara kamu, pasti juga pernah ngalami, waktu belajar keasyikan ngobrol, malah jadi kelupaan ama belajarnya. Ati-ati deh. Yang penting niat sungguh-sungguh en komitmen buat maju bareng lewat studi kelompok. Ok?! (fie)
Artikel
Cindy Claudia: Hidayah Dari Bulan dan Bintang
Saat itu, Cindy bersama sahabat karibnya yang juga artis papan atas Indonesia, Tamara Blezinsky, sedang menempuh pendidikan di St Brigidf College. Setiap hari mereka ngobrol karena hanya mereka berdua orang Indonesia. Mereka juga mempunyai kondisi yang sama tentang orang tua. Suatu malam Cindy benar-benar diperlihatkan keagungan Allah. Ketika memandang ke langit yang cerah terlihat bulan sabit yang bersebelahan dengan bintang yang indah sekali.
''Saya bilang sama Tamara, kayaknya saya pernah lihat ini di mana ya, kok bagus banget. Kayaknya lambang sesuatu, apa ya?'', kenang penyanyi dan pencipta lagu ini. Tamara menjawab kalau itu lambang masjid. ''Jangan-jangan ini petunjuk ya kalau kita harus ke masjid,'' jawab Cindy selanjutnya. Ia memang jarang sekali melihat masjid selama di Australia. Cindy pun berfikir dan mengajak Tamara masuk Islam.
''Suatu hari saya terpanggil untuk memeluk agama Islam,'' kata sulung tiga bersaudara. Setelah kembali ke Indonesia, Cindy dan Tamara pun lama berpisah. Saat kemudian bertemu di Jakarta, ternyata mereka sudah sama-sama menjadi mualaf. Pelantun tembang melankolis ini mengungkapkan inti dirinya masuk Islam lebih pada panggilan jiwa dan hati. Karena, lanjutnya, orang memeluk agama itu sesuatu yang tidak bisa dipaksakan, tergantung masing-masing orang.
Selain dari diri sendiri adakah pihak lain yang mempengaruhi? Cindy mengatakan selain mamanya juga Mas Thoriq (Thoriq Eben Mahmud, suaminya). Dari awal saat pacaran, Cindy banyak belajar tentang Islam dari Thoriq, laki-laki keturunan Mesir. Mereka sering berdiskusi dan Thoriq pun menjelaskan dengan bijaksana dan kesabaran. Menurut Cindy, Thoriq tidak pernah memaksanya bahkan dia sering membelikan buku-buku tentang Islam.
''Terkadang kayak anak TK dibelikan juga buku cerita yang bergambar. Tapi justru jadi tertarik, sampai akhirnya saya dibelikan Alquran dan benar-benar saya baca apa artinya,'' tutur artis yang menikah 4 juli 1998. Cindy melisankan Dua Kalimat Syahadat di hadapan seorang guru agama Islam SMA 34 Jakarta. ''Di sebuah tempat yang sangat sederhana, tepatnya di mushalla kecil sekolah itu, saya mulai memeluk Islam,'' katanya.
Dalam proses mempelajari Islam, istri mantan pilot Sempati ini mengakui tidak menghadapi banyak kendala yang berarti, cuma memang harus menyesuaikan diri. Cindy sudah terbiasa melihat ibadah keluarganya yang beragama Islam. Bahkan sebelum masuk Islam, ia sudah sering ikut-ikutan puasa.
Dalam belajar mengaji, Cindy mendatangkan ustad ke rumah. Pada awalnya memang ada kesulitan, tapi akhirnya bisa berjalan lancar. Cindy mengatakan, keluarganya sangat toleran terhadap agama karena pada dasarnya semua agama itu sama, mengajarkan yang baik hanya caranya yang berbeda-beda. ''Papa pernah bilang apapun agama yang saya putuskan untuk dianut itu terserah.
Yang penting dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,'' ujar artis yang sedang syuting sinetron untuk Ramadhan mendatang. Sebelumnya, Cindy sempat berfikir menjadi Muslimah sepertinya repot sekali. Kalau mau masuk masjid untuk shalat, misalnya, harus wudhu dan harus pakai mukena dulu. ''Mau shalat saja harus repot. Apalagi ada bulan Ramadhan yang harus puasa.
Saya sempat berfikir kalau Islam agama yang repot,'' ujar ibu dua anak bernama Sabrina Aisya Putri dan Aprilia Omar Syarif ini. Setelah mempelajari Islam dengan benar, Cindy menyadari itulah kelebihan Islam bila dibandingkan dengan agama lain. ''Kalau kita hendak menghadap Allah, kita harus benar-benar dalam kondisi yang bersih.
Bersih jiwa dan bersih diri,'' tuturnya. Cindy mengungkapkan, alangkah bahagianya kita sebagai umat Islam dikasih bulan ramadhan, di mana kita diberi kesempatan untuk membenahi diri. ''Menurut saya, bulan Ramadhan itu bulan bonus dan setiap tahun saya merasa kangen dengan Ramadhan''.
Selama ini Cindy selalu berusaha membagi waktu sebisa mungkin tidak meninggalkan ibadah. ''Kalau kita ada waktu ya ibadah harus dilakukan. Cuma saya tidak munafik, sebagai manusia masih harus berusaha agar ibadah tidak bolong dan tetap lancar,'' penyanyi yang sudah menelorkan enam album ini menuturkan. Ia mengakui bila jadwal syuting padat, ibadah shalat suka terlewatkan.
Tapi bila sedang berada di rumah, bersama suami menunaikan shalat jamaah. Cindy pun sejak dini memperkenalkan kepada anaknya kehidupan agama dengan memasukkan anak pertamanya ke TPA (Tempat Pendidikan Alquran) di masjid dekat rumah. Cindy mengisahkan beberapa bulan setelah menikah diberi hadiah pernikahan oleh mertua berupa umrah bersama suami.
Ia merasa sangat berkesan saat pertama melihat Ka'bah karena sebelumnya hanya disaksikan lewat televisi atau gambar saja. Waktu itu, Cindy berangkat umrah bulan Ramadhan dan ia sedang hamil enam bulan. Cindy mengaku justru bisa menunaikan ibadah puasa di sana yang tadinya di Jakarta tidak bisa puasa. ''Alhamdulillah, sampai di sana tidak ada kendala atau kejadian buruk apapun,'' kata penyanyi yang sedang mempersiapkan album bernuansa dakwah.
DATA PRIBADI
Nama: Cindy Claudia Harahap
Kelahiran: Jakarta, 5 April 1975
Nama ayah: Rinto Harahap
Anak: Sabrina Aisya Putri, Aprilia Omar Syarif, Suami: Thoriq Eben Mahmud
Menikah: 4 Juli 1998
Pendidikan: - High School, St Brigidf College, Australia - Universitas Indonesia Esa Unggul (sampai semester III)
Sinetron: - Bidadari yang Terluka
Album: - Aku Sayang Padamu - Berdua - Cuma Buat Kamu - Mengapa Sampai Berpisah - Salahkan Aku (Penulis c12/
Dokumentasi REPUBLIKA/30 Agustus 2002)
Artikel
Obama Berbicara Bahasa Indonesia
Jumat, 23 Januari 2009 pukul 19:05:00
OBAMA: Bicara bahasa Indonesia
WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada hari kedua setelah pelantikannya mengunjungi Departemen Luar Negeri AS untuk kunjungan pertamanya ke lembaga setingkat kabinet dan berbicara Bahasa Indonesia dengan seorang karyawan di departemen itu.Ketika berbicara dengan karyawan tersebut, Presiden Obama, yang disertai Wakil Presiden Joseph Biden dan Penasehat Keamanan Nasional Jenderal James L. Jones, menyampaikan keinginannya untuk mengunjungi para tetangga lamanya di Jakarta, demikian siaran pers Kedubes AS di Jakarta yang diterima ANTARA Jumat.
Kunjungannya ke Deplu AS menekankan perhatian pemerintahannya pada diplomasi dan juga menandai hari pertama Hillary Clinton sebagai menteri luar negeri ke-67 di departemen itu.Dalam kunjungan itu, ia mengumumkan utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Afghanistan dan Pakistan, dan memberikan pengarahan di depan para diplomat.
Presiden Obama bersama Menlu Hilarry mengumumkan mantan Senator George Mitchell sebagai utusan khusus untuk proses perdamaian di Timur Tengah dan Duta besar Richard Holbrooke sebagai wakil khusus untuk Afghanistan dan Pakistan -- langkah yang menggarisbawahi komitmen pemerintahan baru untuk memperbarui kepemimpinan Amerika melalui penyegaran diplomasi.
"Kita dihadapkan oleh tantangan global yang luar biasa, saling-terkait dan rumit," ujar Obama kepada para karyawan Deplu. "Kemajuan tidak akan datang cepat atau mudah, kita juga tak menjanjikan membenarkan setiap kesalahan di dunia. Tapi kita dapat menjanjikan akan menggunakan semua unsur kekuatan Amerika untuk melindungi rakyat kita dan memajukan kepentingan dan cita-cita kita, mulai dengan diplomasi Amerika yang berprinsip, fokus dan berkesinambungan."
Setelah sambutan resminya, Presiden Obama bercengkrama dan berjabat tangan dengan para diplomat AS. Di tengah-tengah acara tersebut, Charles Silver, mantan Konselor untuk Urusan Publik Kedubes AS di Jakarta menyapanya dalam Bahasa Indonesia,"Selamat siang, Bapak."
Tanpa sungkan Presiden Obama menyambutnya,"Terima kasih. Apa kabar?"
"Baik-baik," jawab Silver dan kemudian memberitahu Presiden itu bahwa ia telah bertugas di Indonesia beberapa kali. Lalu Presiden Obama mengatakan jika ia mengunjungi Indonesia, ia ingin mengunjungi tetangga lamanya di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. ant/kp
Artikel, Cerpen, Featured, Siswa Berprestasi
Salah kostum, jalanan macet berat, masuk ke lingkungan baru, atau nggak tahu mau ngapain. Kalau kamu sempat mengalami kejadian-kejadian seperti ini, selamat ya... Ini artinya kamu memang pernah mati gaya.
Buat kita, mati gaya mungkin punya sejuta arti. Misalnya, seperti yang dialami Sulaiman Surya pas melihat gelagat aneh teman akrabnya ketika berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan. Tiba-tiba saja, temannya membisikkan bahwa dia melihat kekasihnya sedang berjalan dengan pria lain. ''Pantes aja lu mati gaya,'' kata Sulaiman.
Benar saja, setelah melihat kejadian itu, temannya langsung salah tingkah dan bingung mau ngapain. Terakhir, dia malah memilih menghindar biar tidak bertemu dengan kekasihnya itu.
Selain linglung dan tidak tahu harus berbuat apa, kata cowok yang biasa dipanggil Leman ini, mati gaya juga bisa berarti 'saltum' alias salah kostum. ''Pernah waktu itu teman gue ke sekolah pakai baju bebas dan sandal jepit. Padahal, sekolah masih mengharuskan untuk pakai seragam, langsung aja dia mati gaya dan tidak boleh masuk sekolah,'' ujar siswa SMU 80 Jakarta itu. ''Tapi, dia malah senang karena nggak perlu datang ke sekolah.''
Kalau Dwi Windyas Putri lain lagi. Dia bilang, mati gaya itu kalau ada orang yang ingin banget eksis di depan orang banyak, tapi pakaiannya nggak mendukung. ''Seperti waktu temen gue ngadain pesta yang dress code-nya modern, tapi ada yang datang pakai baju ala 80-an. Dia langsung kehabisan kata-kata,'' ujar Windy.
Riani Surahman langsung menyahut waktu ditanya soal mati gaya. ''Yang cupu kayak orang desa gitulah.''
Kalau dia langsung ngeh, ini juga gara-gara Riani punya pengalaman pribadi. Dulu, pas masih SMP, Riani mengaku sering merasa mati gaya. Gara-garanya, dia belum bisa padu padan busana, sehingga apa yang dia kenakan setiap hari menjadi monoton. ''Gaya gue itu-itu aja.''
Bukan cuma soal gaya, Riani juga mengaku kalau suka sama lawan jenis juga bikin dia mati gaya. ''Waktu itu pernah ketemu cowok yang gue suka, tapi dia justru pasif dan biasa aja, gue malah jadi salah tingkah dan mati gaya.''
Untuk Namiera Rizkiana, mahasiswi Sastra Prancis UGM, istilah mati gaya sudah lama banget dipakai. Kalau dia merasa bosan, suntuk, dan tidak tahu yang harus dikerjakan, itulah saatnya dia mulai mati gaya. ''Mau ngapa-ngapain malas, karena nggak ada teman.''
Penyebabnya, kata cewek yang lebih akrab disapa Mira ini, bisa apa saja. Mulai dari pakaian sampai soal hubungan khusus dengan seseorang. Ujung-ujungnya bisa ditebak, dong. Yup, benar banget, jadi mati gaya...
Seperti kenangan Mira untuk sang mantan. ''Pernah waktu itu sudah lama banget nggak ketemu sama mantan yang ada di Inggris, tapi pas ketemu dia jadi ganteng banget. Aku justru jadi nggak tahu mau ngapain. Akhirnya, pertemuan itu hanya jadi seperti kondangan aja, penuh basa-basi.''
Sulaiman Surya
Siswa Kelas II SMU 80, Jakarta
Gue sih belum pernah mengalami mati gaya. Kata teman-teman, mereka bakal mati gaya kalau nggakgue. Katanya, mereka jadi garing.
Kalau gue, biar nggak mati gaya, pandai melihat keadaan, mencari tahu dengan bertanya-tanya tentang sebuah acara yang akan dihadiri, dan pintar membawa diri. Sebenarnya, inti mengatasi mati gaya itu, jangan ambil pusing dengan sebuah keadaan. Enjoy aja.
Dwi Windyas Putri
Siswi kelas I SMU 80, Jakarta
Biar nggak mati gaya, ikuti alur dari sebuah acara atau pertemuan. Berusaha membaur. Jangan lupa, tetap percaya diri.
Riani Surahman
Siswi Kelas II SMEA Santo Lukas, Jakarta
Mati gaya sepertinya lebih sering dialami cowok deh. Soalnya, kadang cowok yang belum pernah dekat dengan cewek terus berusaha mau deketin, justru jadi janggal dan menurut gue jadi mati gaya.
Supaya jangan mati gaya, kita harus punya modal pengetahuan yang luas. Tapi, yang penting, kalau kita banyak duit, kita bisa ngapain aja dan nggak mungkin mati gaya.
Namiera Rizkiana
Mahasiswi Sastra Prancis UGM
Mati gaya? Pernah banget. Misalnya, saat presentasi tugas di depan kelas, beberapa kali aku merasa mati gaya. Sudah menjelaskan menggebu-gebu penuh semangat, tapi pas ditanya dosen malah nggaktulalit.
Tapi, kalau seseorang pintar ngeles, sehingga bisa membalik keadaan yang tidak menguntungkan dan murah senyum, ini bisa menjadi obat untuk menghadapi situasi sulit seperti apa pun. Dan, tetap percaya diri, itu harus.
Jurus Ampuh 'Gaya' Terus
Kalau mau jujur, mati gaya itu bisa terjadi pas kita benar-benar mentok, nggak tahu mau bersikap, atau lagi malu berat. Sebenarnya, ada cara yang ampuh biar jangan pernah mati gaya. Atau, paling nggak dikurangi, deh. Ada jurusnya dan mudah saja kok.
Mau tahu? Kasih dahh...
* Padu padan
Ini bisa dibilang jurus murah meriah biar tidak mati gaya untuk urusan baju. Dengan kiat padu padan, kamu bisa punya koleksi pakaian banyak dengan jumlah terbatas. Caranya, mulai mengoleksi busana berwarna klasik plus aksesori sewarna seperti hitam, putih, atau cokelat. Lengkapi dengan syal atau rompi senada juga bisa menambah banyak gaya.
* Rajin baca
Untuk apa? Biar wawasan kita luas, dong. Nah, kalau kita punya wawasan luas, pas ketemu orang baru atau tiba-tiba masuk ke suasana baru jadi nggak perlu salah tingkah atau nggak tahu mau ngomong apa. So, rajin-rajin baca buku, koran, atau majalah. Cari informasi lebih banyak lewat internet atau televisi juga nggak salah...
* Lebih teliti
Ini berlaku untuk urusan dress code kalau mau datang ke satu acara. Jangan sampai 'saltum'. Selain itu, bisa juga untuk urusan sekolah atau kuliah. Jangan sampai ada pelajaran atau mata kuliah yang mendadak ujian yang bisa bikin kamu bukan cuma mati gaya, tapi mati kutu.
* Rileks aja...
Terjebak macet? Tidak perlu linglung... Kalau memang jalanan macet berat, yah nikmati saja. Dengar lagu, ngobrol, atau ingat-ingat hafalan kemarin sepertinya lebih bermanfaat daripada ngamuk-ngamuk nggak keruan. c62 ada bisa jawab, malah
Artikel, Tokoh
Top 10 Popular of The Week
-
Al-Quran Perisaiku Cerpen: Rahmita El Jannati Derap langkahnya lincah dan teratur. Selincah pergerakan impuls yang berlalu lalang di setia...
-
Pengertian wara’ (baca: Waro) secara bahasa adalah menghindari diri dari perbuatan dosa atau menjauhi hal- hal yang tidak baik dan syubhat. ...
-
Saifullah, S.Ag (Wakamad Bidang Kesiswaan): "Hidup Harus Punya Iman dan Prinsif" Saya lahir di Tangerang tanggal 7 Agustus tahun...
-
Nama saya Mulhar Netty Anngraeni , sekarang duduk di kelas XII jurusan IPA. Saya dilahirkan di kota Mauk, tepatnya di Ir. Sutami No.19 Kp. K...
-
Ucapkanlah Terima Kasih kepada Kedua Orangtua WUJUDKAN SYUKUR KEPADA ALLAH dan Buktikan Rasa Hormat kepada Bapak/Ibu Guru yang telah mengaj...
-
Rosbandi, M.Pd. Nama yang tidak asing lagi di kalangan pendidikan di kecamatan Mauk. Ia lahir di Tangerang, 17 Maret 1960. Menamatkan pendid...
-
QS World University Rankings by Subject kembali merilis daftar peringkat universitas terbaik di dunia berdasarkan masing-masing jurusan dan ...
-
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UJIAN NASIONAL SMA/MA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ======================================= DAFTAR KOLEKTI...
-
Khutbah Jumat wajib dilakukan dengan santun dan memenuhi rukun khutbah. Lalu bagaimana jika khutbah tersebut justeru menghujat? Hukum dari s...
-
DAFTAR KOLEKTIF HASIL UJIAN NASIONAL MADRASAH ALIYAH NEGERI MAUK TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PROGRAM STUDI: KEAGAMAAN N...

